Langsung ke konten utama

Tentang Gembira




Gembira  merupakan akronim dari Gerakan Tambi Raya. Ia merupakan organisasi kemasyarakatan, sebuah wadah bagi pemuda dari desa Tambi dan Tambi Lor Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Organisasi ini dibentuk pada hari jum’at malam sabtu tanggal 29 Maret 2019 dilatarbelakangi oleh keresahan, kegalauan dan kesadaran pemuda Tambi Raya (Tambi  & Tambi Lor) terhadap problematika yang ada.

VISI
Mewadahi aspirasi pemuda Tambi dan Tambi Lor dalam mengembangkan ide yang kreatif dan Inovatif, serta menjembatani masyarakat dengan pemerintah dan masyarakat dengan para ulama.

MISI
1)      Mewujudkan desa Tambi dan Tambi Lor yang maju dalam segala bidang.
2)      Memberikan edukasi kepada masyarakat Tambi dan Tambi Lor khususnya anak-anak.
3)      Melestarikan budaya dan kearifan local desa Tambi dan Tambi Lor.
4)      Meningkatkan mutu ekonomi pemuda dan masyarakat yang baik.
5)      Mensinergikan setiap organisasi kemasyarakatan yang ada di desa Tambi dan Tambi Lor.


Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut. Gembira  membentuk 4 biro. Biro Pendidikan, Biro Sosial & Budaya, Biro Ekonomi, dan Biro Media dan Publikasi ***

Saat ini pun Gembira sudah membuka perpustakaan umum yang buka setiap hari Minggu di Rumah Baca Gembira yang berada di blok Sibuyut (samping mushola Al Hamidiyyah).


###############

Bagi Anda khususnya pemuda Tambi atau Tambi Lor yang ingin bergabung dan melihat rekam jejak kami silakan hubungi:

Fb: Gembira
Ig: gembira2903
YouTube: Gembira 29
Blog: gerakantambiraya.blogspot.com

Dan untuk Anda yang ingin berdonasi, kami membuka seluas-luasnya. Kami menerima donasi berupa buku bacaan, buku paket sekolah, buku anak-anak, buku referensi, rak buku, alat peraga edukasi, uang, dan apa pun selagi dapat kami manfaatkan.

Semoga Gembira selalu bergembira dan selalu menggembirakan orang-orang.

#salamgembira
#salamdamai
#salamliterasi
#salamcinta
#GERAKBERSAMAMAJUBERSAMA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran Perpustakaan Jalanan Gembira Dalam Menularkan Budaya Literasi Di Desa Tambi Dan Tambi Lor

Jum'at, 13 Desember 2019 PERAN PERPUSTAKAAN JALANAN GEMBIRA DALAM MENULARKAN BUDAYA LITERASI DI DESA TAMBI DAN TAMBI LOR   Perpustakaan merupakan koleksi atau kumpulan buku-buku yang tujuannya agar buku-buku yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Perpustakaan juga dapat bersifat pribadi dan umum. Perpustakaan pribadi merupakan koleksi buku-buku yang sengaja dikumpulkan dengan biaya pribadi dan sebagai konsumsi pribadi. Sedangkan perpustakaan umum biasanya diupayakan oleh pemerintah maupun instansi lain yang dialokasikan untuk masyarakat luas. Namun banyak di kalangan masyarakat yang masih kesulitan mencari perpustakaan yang layak, baik dari segi ketersediaan buku bacaan maupun layanan yang professional, terutama di kalangan masyarakat pedesaan. Meskipun setiap desa, khususnya desa Tambi dan Tambi Lor kini sudah tersedia lumayan banyak buku bacaan. Tetapi tetap saja tidak banyak masyarakat yang berkunjung. Beberapa faktor yang mengakibatkan perpustaka...

Telembuk ?

Tulisan ini hasil yang penulis dapat ketika mengikuti Diskusi Bedah Buku Telembuk. Sabtu 6 Juli 2019 di eks pasar Jatibarang depan Setasiun Kereta Api Jatibarang. Diskusi yang dimoderatori oleh Andi Wikono dan sebagai pemateri Suryana Hafidin diselenggarakan oleh pegiat Literasi Jatibarang dan di hadiri oleh JALIN (Jaringan Literasi indramayu). Balada Emperan Pustaka   Jatibarang, Pohon Literasi Junti Kebon, Aliansi Pelajar Jatibarang, Gembira (Gerakan Tambi Raya), Pustaka Kampung Merdeka, Dermayu Ora Meneng, Saung Sastra, Street Art, dan peserta diskusi lainnya. Novel Telembuk ditulis oleh Kedung Darma Romansa yang diterbitkan oleh Indie Book Corner tahun 2017 dengan Tebal 414 halaman. Novel Telembuk adalah kisah lanjutan dari novel sebelumnya yang termasuk dalam dwilogi Kelir Slindet. Menceritakan tentang dunia Prostitusi, dangdut dan segala kisah cintanya. Novel Telembuk mengisahkan perjalanan Hidup Safitri yang menjadi Telembuk. Telembuk adalah sebutan Orang ...

SEMAR Masa kini

SEMAR adalah Gerakan Sosial yang di gagas oleh Ahmad Supriyadi seorang kader Anshor dari Desa Sleman Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. SEMAR adalah singkatan dari Sedekah Maring Rakyat (Shodaqoh Kepada Masyarakat). Ahmad Supriyadi Ahmad Supriyadi dengan Semarnya mewadahi sumbangan-sumbangan dari para dermawan untuk di salurkan kepada yang berhak. seperti anak yatim, piatu, dan faqir miskin. sumbangan yang disalurkan berupa sembako dan uang tunai dan lain-lain setiap hari Jum'at. Menyalurkan Shodaqoh kepada KH. Muiz Ali (Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muslimin Tambi) Selain itu Semar juga peduli terhadap pendidikan. seperti memberikan shodaqoh kepada Pondok Pesantren, memberikan Iqra atau Al-Qur'an di mushola-mushola, juga memberikan buku-buku bacaan kepada anak-anak agar rajin membaca. Semar bersama Agung Kusuma (Biro Sosial & Budaya Gembira) menyalurkan Shodaqoh kepada anak yatim Semar bersama Agung Kusuma (Biro Sosial & Budaya Gembira) m...